Jalan Tol Lingkar Luar Bogor

Jalan Tol Lingkar Luar Bogor
Travel Guide – Jalan Tol Lingkar Luar Bogor (BORR)
BORR • Sentul Selatan – Yasmin – Semplak – Salabenda

Jalan Tol Lingkar Luar Bogor (Bogor Outer Ring Road)

Jalan tol sepanjang sekitar 11–11,3 km yang menghubungkan Sentul Selatan di Tol Jagorawi dengan kawasan Yasmin, Semplak, hingga Salabenda di sisi barat Kota Bogor. Jalan Tol Lingkar Luar Bogor, atau Bogor Outer Ring Road (BORR), berfungsi sebagai jalan lingkar yang memotong arus lalu lintas dari dan ke pusat Kota Bogor melalui sisi utara dan barat, serta menjadi bagian dari rencana jaringan Jakarta Outer Ring Road 3 (JORR 3).

±11,3 km Panjang Total
Sejak 2009 Beroperasi Bertahap
BORR Ring Utara & Barat Bogor

Gambaran Umum

Jalan Tol Lingkar Luar Bogor (Bogor Outer Ring Road / BORR) dibangun untuk memisahkan arus lalu lintas primer (antar-kota) dan sekunder (dalam kota) di Bogor. Di sisi timur, BORR bermula dari Simpang Susun Sentul Selatan yang terhubung ke Tol Jagorawi. Dari sana, tol ini melintas di kawasan Tanah Baru, Kedunghalang, Kedung Badak, Yasmin, hingga berakhir di sekitar Simpang Semplak dan direncanakan tersambung ke Salabenda sebagai ujung barat.

Ring road Kota Bogor
Penghubung Jagorawi – Salabenda
Bagian dari rencana JORR 3
Panjang Total
±11–11,3 km
Konstruksi
At grade ±3,85 km • Elevated ±7,45 km
Wilayah Dilalui
Sukaraja, Bogor Utara, Tanah Sareal

Sejarah & Timeline

2005–2008 — Pembangunan Seksi 1
Pembangunan Seksi 1 (Sentul Selatan – Kedunghalang) dimulai, dengan nilai proyek sekitar ratusan miliar rupiah. Jalan tol ini diproyeksikan menjadi bagian dari jaringan lingkar luar ketiga Jakarta (JORR 3) di koridor Bogor.
23 November 2009 — Seksi 1 Diresmikan
Seksi 1 sepanjang ±3,85 km dari Sentul Selatan hingga Kedunghalang diresmikan dan dibuka untuk umum, menjadi koridor cepat baru dari Jagorawi menuju sisi utara Kota Bogor.
2014–2018 — Seksi 2A & 2B Kedunghalang–Yasmin
Pembangunan Seksi 2A (Kedunghalang – Kedung Badak) dan 2B (Kedung Badak – Simpang Yasmin) dikebut, dengan dominasi konstruksi layang (elevated). Pada 2018, ruas Sentul – Simpang Yasmin sudah tersambung penuh dan mulai menarik arus dari/ke Dramaga dan kawasan barat Bogor.
2020–Sekarang — Seksi 3A & 3B ke Semplak & Salabenda
Seksi 3A (Simpang Yasmin – Simpang Semplak) dibangun dan mulai beroperasi, sementara Seksi 3B (Simpang Semplak – Junction Salabenda) masih dalam tahap pembangunan/persiapan. Jika rampung, BORR akan terkoneksi dengan rencana tol Bogor–Serpong via Parung dan koridor lain di JORR 3.
Seiring tersambungnya setiap seksi, BORR semakin berperan sebagai jalur alternatif dari Sentul/Jagorawi menuju Dramaga, Salabenda, dan kawasan barat Bogor tanpa harus menerobos pusat kota atau melewati simpang-simpang padat di Jalan Raya Pajajaran dan jalan-jalan utama lainnya.

Pembagian Seksi

Secara resmi, Jalan Tol Lingkar Luar Bogor dibagi ke dalam beberapa seksi berikut:

Seksi
Rute
Panjang ±
Seksi 1
Sentul Selatan – Kedunghalang
3,85 km
Seksi 2A
Kedunghalang – Kedung Badak
1,95 km
Seksi 2B
Kedung Badak – Simpang Yasmin
2,65 km
Seksi 3A
Simpang Yasmin – Simpang Semplak
2,85 km
Seksi 3B (pembangunan)
Simpang Semplak – Junction Salabenda
±2,5 km

Manfaat & Karakter Perjalanan

  • Mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat Kota Bogor dengan menyediakan jalur lingkar bagi kendaraan yang hanya melintas (through traffic) dari Sentul/Jagorawi ke Dramaga, Yasmin, dan Salabenda.
  • Membuka akses baru ke kawasan permukiman dan komersial di utara dan barat Bogor, sehingga distribusi pertumbuhan kota tidak hanya bertumpu pada koridor Pajajaran–Baranangsiang.
  • Dalam jangka panjang, jika terkoneksi ke tol Bogor–Serpong via Parung dan jaringan JORR 3 lainnya, BORR akan menjadi simpul penting pergerakan antara Bogor, Depok, Tangerang Selatan, dan Jakarta tanpa harus memotong Jagorawi dan JORR 1.
This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.