Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu

Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu
Travel Guide – Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu)
Becakayu • Bekasi – Kalimalang – Cawang – Kampung Melayu

Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu)

Jalan tol layang sepanjang sekitar 21 km yang dibangun di atas dan di tepi Kali Malang di Jakarta Timur dan Bekasi. Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu) dirancang sebagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di koridor Kalimalang dan memudahkan akses dari Bekasi menuju Cawang dan Kampung Melayu tanpa harus sepenuhnya bergantung pada Tol Jakarta–Cikampek dan jalan arteri.

±21,04 km Panjang Awal
Layang Di atas/tepi Kali Malang
Bekasi ↔ Jakarta Koridor Komuter & Logistik

Gambaran Umum

Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu atau Becakayu adalah tol layang yang paralel dengan Jalan Raya Kalimalang. Tujuannya: mengurangi kemacetan kronis di sepanjang Kalimalang dan memecah beban Tol Jakarta–Cikampek, terutama di sekitar Halim dan Cawang. Di sisi barat, tol ini mendekati kawasan Kampung Melayu dan terhubung dengan jaringan Cawang–Wiyoto Wiyono, sementara ke arah timur ia memanjang menuju Bekasi, dengan rencana perpanjangan sampai Tambun dan Telaga Asih.

Alternatif Kalimalang & Tol Japek
Koridor komuter Bekasi – Jakarta
Jalur penyangga logistik timur Jakarta
Panjang Rencana
±21,04 km (awal) • ±23–24 km (sampai Tambun)
Struktur
Tol layang di atas/tepi Kali Malang
Wilayah
Jakarta Timur, Kota Bekasi, Kab. Bekasi

Sejarah & Timeline

1996–1998 — Pembangunan Awal & Krisis
Pembangunan Tol Becakayu dimulai tahun 1996 oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM), tetapi terhenti sekitar 1998 akibat krisis moneter Asia. Proyek ini kemudian mangkrak lebih dari 15–20 tahun.
2014–2016 — Proyek Diaktifkan Kembali
Konsorsium yang dipimpin Waskita Karya dan Waskita Toll Road mengambil alih dan melanjutkan proyek. Pekerjaan konstruksi kembali terlihat di sepanjang Kalimalang, memanfaatkan struktur yang sudah telanjur terbangun.
3 November 2017 — Seksi 1B & 1C Diresmikan
Presiden RI meresmikan pengoperasian Seksi 1B dan 1C Cipinang Melayu – Pangkalan Jati – Jakasampurna sepanjang sekitar 8,26 km. Ruas ini sempat dibuka gratis selama dua minggu sebelum diberlakukan tarif.
2020–2024 — Tahap Lanjutan ke Duren Jaya & Tambun
Pekerjaan berlanjut untuk Seksi IIA menuju Duren Jaya dan rencana Seksi IIB–III ke arah Tambun–Telaga Asih, menargetkan koneksi lebih dekat dengan kawasan industri dan permukiman di Bekasi bagian timur.
Buat banyak pengguna Bekasi, Tol Becakayu adalah “jalur samping” yang memotong langsung ke Cawang dan pusat kota Jakarta tanpa harus bergantung penuh ke koridor Halim–Cawang di Tol Jakarta–Cikampek yang kerap padat, khususnya di jam berangkat dan pulang kerja.

Pembagian Seksi

Dalam perencanaan, Tol Becakayu dibagi menjadi beberapa seksi utama berikut:

Seksi
Rute
Panjang ±
Seksi IA
Casablanca – Cipinang Melayu
3,19 km
Seksi IB–IC
Cipinang Melayu – Pangkalan Jati – Jakasampurna
8,26 km
Seksi IIA
Jakasampurna – Duren Jaya
10,04 km
Seksi IIB (rencana)
Duren Jaya – Tambun
±6,9 km
Seksi III (rencana)
Tambun – Telaga Asih / Bekasi Utara
±5,5 km

Manfaat & Karakter Perjalanan

  • Mengurangi kepadatan Jalan Raya Kalimalang dan Tol Jakarta–Cikampek, terutama di sekitar Halim, Cawang, dan pintu masuk ke dalam kota Jakarta.
  • Memberikan rute yang lebih langsung bagi komuter Bekasi–Jakarta tanpa harus masuk terlalu jauh ke jaringan tol dalam kota; cocok untuk tujuan Kramat Jati, Cawang, hingga sekitar Kampung Melayu/Jatinegara.
  • Mendukung pergerakan logistik dari kawasan industri Bekasi–Cibitung ketika dipadukan dengan jaringan Cimanggis–Cibitung dan Cibitung–Cilincing di sisi timur JORR 2.
This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.