Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan

Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan
Travel Guide – Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu)
Cisumdawu • Cileunyi – Sumedang – Dawuan/Kertajati

Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Tol Cisumdawu)

Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan, atau Tol Cisumdawu, adalah ruas tol sekitar 62,6 km yang menghubungkan Cileunyi (ujung Tol Padaleunyi/Purbaleunyi) dengan Dawuan/Kertajati (ujung Tol Cipali). Tol ini melintasi Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Majalengka, sekaligus menjadi akses utama ke Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati dan memangkas waktu tempuh Bandung–Cirebon maupun Bandung–Kertajati secara signifikan.

±62,6 km Panjang Jalur
11 Jul 2023 Beroperasi Penuh
Twin Tunnel Terowongan kembar ikonik

Gambaran Umum

Tol Cisumdawu dirancang untuk menghubungkan koridor Bandung–Cirebon dan mengintegrasikan akses jalan tol langsung ke Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati. Di ujung barat, Cisumdawu bermula di Simpang Susun Cileunyi yang tersambung dengan Tol Padaleunyi/Purbaleunyi. Di ujung timur, ruas ini berakhir di Dawuan/Kertajati yang terhubung ke Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) sekaligus menjadi gerbang menuju bandara.

Di tengah, tol ini melintasi kawasan berbukit Sumedang yang menjadi rumah bagi ikon Cisumdawu: terowongan kembar (twin tunnel) pertama di jaringan tol Indonesia. Dari sisi perjalanan, Cisumdawu memperpendek waktu tempuh Bandung–Cirebon menjadi sekitar 1,5 jam dan Bandung–Kertajati menjadi kurang dari 1 jam pada kondisi lancar.

Akses utama ke Bandara Kertajati
Penghubung Bandung – Sumedang – Majalengka
Koridor baru Bandung – Cirebon
Panjang Total
±62,6 km (6 seksi)
Mulai Operasi Penuh
11 Juli 2023
Wilayah Dilalui
Kab. Bandung, Kab. Sumedang, Kab. Majalengka
Ikon
Terowongan Kembar Rancakalong

Sejarah & Timeline

29 November 2011 — Groundbreaking
Peletakan batu pertama proyek Tol Cisumdawu dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum bersama Gubernur Jawa Barat di kawasan Pamulihan, Sumedang. Proyek ini sejak awal dikaitkan dengan rencana pembangunan Bandara Kertajati.
2012–2021 — Konstruksi & Tantangan Lahan
Pembangunan dibagi dua porsi: Seksi 1–2 oleh pemerintah, Seksi 3–6 oleh badan usaha (CKJT). Proyek sempat mengalami keterlambatan cukup panjang karena pembebasan lahan dan kondisi medan berbukit di Sumedang.
25 Januari 2022 — Seksi 1 Beroperasi
Seksi 1 Cileunyi–Pamulihan resmi beroperasi. Pengendara dari Bandung mulai bisa menjajal sebagian Tol Cisumdawu menuju Sumedang dengan waktu tempuh yang jauh lebih singkat dibanding jalur lama.
15 Desember 2022 — Seksi 2 & 3 Fungsional
Seksi Pamulihan–Sumedang dan Sumedang–Cimalaka dibuka secara fungsional (awal tanpa tarif), memberikan alternatif baru jelang Nataru bagi pengguna dari dan ke Sumedang.
11 Juli 2023 — Peresmian Penuh Tol Cisumdawu
Presiden Republik Indonesia meresmikan Tol Cisumdawu di depan terowongan kembar yang menjadi ikon jalan tol ini. Sejak saat itu, seluruh seksi dari Cileunyi hingga Dawuan/Kertajati resmi beroperasi penuh.
Selain menjadi akses utama ke Bandara Kertajati, Tol Cisumdawu membuka koridor ekonomi baru Bandung–Sumedang–Majalengka. Kawasan yang sebelumnya relatif “pinggiran” kini punya akses langsung ke jaringan Tol Trans Jawa via Cipali.

Pembagian Seksi Tol Cisumdawu

Secara teknis, pembangunan Tol Cisumdawu dibagi menjadi 6 seksi utama sebagai berikut:

Seksi
Rute
Panjang ±
Seksi 1
Cileunyi – Pamulihan
11,45 km
Seksi 2
Pamulihan – Sumedang
17,05 km
Seksi 3
Sumedang – Cimalaka
4,05 km
Seksi 4
Cimalaka – Legok
8,20 km
Seksi 5
Legok – Ujungjaya
14,9 km
Seksi 6
Ujungjaya – Dawuan/Kertajati
1,4 km

Manfaat & Karakter Perjalanan

  • Mengurangi drastis waktu tempuh Bandung–Cirebon, Bandung–Sumedang, dan Bandung–Kertajati dibandingkan hanya mengandalkan jalan arteri dan jalur lama via Sumedang atau Subang.
  • Menjadi akses utama ke Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, penting untuk pergerakan penumpang dan logistik udara dari kawasan Bandung Raya dan Priangan.
  • Membuka peluang pengembangan kawasan baru di sepanjang koridor Cileunyi–Sumedang–Majalengka, termasuk pariwisata, kawasan industri, dan permukiman.
  • Menyuguhkan pengalaman berkendara unik dengan kombinasi perbukitan, lembah, dan terowongan kembar yang jarang ditemui di ruas tol lain di Indonesia.
This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.