Jalan Tol Palimanan–Kanci

Jalan Tol Palimanan–Kanci
Travel Guide – Jalan Tol Palimanan–Kanci (Palikanci)
Palikanci • Palimanan – Plumbon – Ciperna – Kanci

Jalan Tol Palimanan–Kanci (Palikanci)

Jalan Tol Palimanan–Kanci, atau lebih dikenal sebagai Tol Palikanci, adalah ruas tol sepanjang sekitar 26 km yang menghubungkan Palimanan di barat dengan Kanci di timur. Ruas ini menghubungkan langsung Jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) dengan Jalan Tol Kanci–Pejagan dan menjadi penghubung penting dalam rantai Jalan Tol Trans Jawa di wilayah Cirebon.

±26 km Panjang Jalur
Sejak 1998 Operasi Bertahap
Palikanci Gerbang Trans Jawa di Cirebon

Gambaran Umum

Tol Palimanan–Kanci membentang di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon, menghubungkan Desa Tegalkarang (Palimanan) di barat dengan Desa Kanci (Astanajapura) di timur. Di ujung barat, ruas ini tersambung dengan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) melalui Ramp Palimanan, sementara di ujung timur terhubung dengan Tol Kanci–Pejagan menuju Brebes, Tegal, dan seterusnya ke Semarang. Bagi pengguna Trans Jawa, Palikanci adalah “jembatan” antara koridor Jakarta–Cirebon dan koridor Cirebon–Tegal–Semarang.

Bagian dari Tol Trans Jawa
Penghubung Cipali – Kanci–Pejagan
Ruas kunci di kawasan Cirebon
Panjang Jalur
±26 km
Mulai Operasi
1998 (Plumbon–Kanci)
Selesai
2004 (Palimanan–Plumbon)
Wilayah Dilalui
Kota Cirebon & Kab. Cirebon

Sejarah & Timeline

1996 — Pembangunan Dimulai
Pembangunan ruas Palimanan–Kanci dimulai sebagai bagian dari upaya memperlancar arus di jalur Pantura Cirebon dan menyiapkan fondasi awal jaringan Trans Jawa.
1998 — Beroperasi untuk Plumbon–Kanci
Segmen Plumbon – Kanci selesai dan mulai dioperasikan, menjadikan Palikanci salah satu ruas tol Trans Jawa yang paling awal berfungsi di kawasan Cirebon.
2004 — Palimanan–Plumbon Rampung
Segmen Palimanan – Plumbon diselesaikan. Sejak saat itu, seluruh ruas Palimanan–Kanci (±26 km) tersambung penuh dari barat ke timur.
2010–2015 — Terintegrasi dalam Trans Jawa Modern
Dengan beroperasinya Tol Kanci–Pejagan (2010) dan Tol Cikopo–Palimanan (2015), Palikanci menjadi simpul penting yang menghubungkan ruas-ruas utama Trans Jawa antara Jakarta, Cirebon, Tegal, dan Semarang.
Bagi pemudik jalur Trans Jawa, Palikanci sering kali menjadi ruas pendek namun strategis: di sinilah arus dari Cipali “dibelokkan” ke timur menuju Kanci–Pejagan atau ke selatan dan utara menuju kawasan Cirebon dan sekitarnya melalui simpang Plumbon dan Ciperna.

Segmen & Orientasi Perjalanan (Non-Resmi)

Secara resmi, Tol Palimanan–Kanci tidak dibagi dalam seksi-seksi terpisah. Namun untuk memudahkan orientasi, perjalanan bisa dibayangkan dalam tiga segmen utama berikut:

Segmen
Rute (Garis Besar)
Ciri Utama
Palimanan – Plumbon
Ramp Palimanan – GT Palimanan – SS Plumbon
Peralihan dari Cipali ke Palikanci, akses ke Pantura barat & kawasan Palimanan.
Plumbon – Ciperna
SS Plumbon – GT Plumbon – SS Ciperna
Akses ke Kota Cirebon, Trusmi, dan jalur nasional arah Kuningan.
Ciperna – Kanci
SS Ciperna – GT Ciperna – SS Kanci – GT Kanci
Mengarah ke timur, menyambung ke Tol Kanci–Pejagan dan Jalur Pantura Jawa Tengah.

Manfaat & Karakter Perjalanan

  • Menjadi penghubung langsung antara Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) dan Tol Kanci–Pejagan, sehingga arus lintas Jawa bisa bergerak menerus tanpa harus masuk jalur Pantura lama di Cirebon.
  • Mengurangi kemacetan di ruas Pantura sekitar Cirebon, terutama di simpul-simpul padat seperti Palimanan, Plumbon, dan Kanci.
  • Menyediakan akses cepat menuju Kota Cirebon, kawasan wisata kuliner, dan sentra batik Trusmi lewat simpang-simpang di Plumbon dan Ciperna.
This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.