Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi

Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi
Travel Guide – Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi)
Bocimi • Ciawi – Cigombong – Cibadak – Sukabumi

Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi)

Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi, atau lebih dikenal sebagai Tol Bocimi, adalah jalan tol sepanjang sekitar 54 km yang akan menghubungkan kawasan Ciawi di Kabupaten Bogor dengan Kota dan Kabupaten Sukabumi. Ruas ini menjadi akses utama baru dari Jakarta ke Sukabumi setelah keluar dari Tol Jagorawi, sekaligus bagian awal koridor besar Bogor–Sukabumi–Cianjur–Bandung melalui jalur selatan.

±53,6–54 km Panjang Rencana
Sejak 2018 Beroperasi Bertahap
Bocimi Koridor Jakarta – Sukabumi

Gambaran Umum

Tol Bocimi dirancang untuk memangkas waktu tempuh dari Jakarta ke Sukabumi yang selama ini bergantung pada jalur Puncak atau Jalan Raya Bogor–Ciawi–Sukabumi yang rawan macet. Titik awalnya berada di Interchange Ciawi sebagai kelanjutan Tol Jagorawi, kemudian memanjang ke selatan melalui Cigombong, Cicurug, Cibadak, hingga Sukabumi Barat dan Sukabumi Timur pada tahap akhir. Ke depannya, ruas ini akan menjadi bagian dari jaringan lebih panjang Bogor–Sukabumi–Cianjur–Bandung (Bosuciba).

Akses utama Jakarta – Sukabumi via tol
Jalur wisata & logistik selatan Jabar
Koridor menuju Geopark Ciletuh
Panjang Rencana
±53,6–54 km
Seksi Beroperasi
Ciawi – Cibadak (Seksi 1 & 2)
Wilayah Dilalui
Kab. Bogor & Kab./Kota Sukabumi

Sejarah & Timeline

1990-an – 2010-an Awal — Gagasan & Konsesi
Rencana tol Ciawi–Sukabumi sudah muncul sejak 1990-an, namun proyek sempat tertunda bertahun-tahun karena masalah pendanaan dan pembebasan lahan sebelum akhirnya diambil alih oleh PT Trans Jabar Tol dan grup Waskita Toll Road.
1 Desember 2018 — Seksi 1 Ciawi–Cigombong
Seksi 1 sepanjang ±15,35 km diresmikan dan mulai beroperasi, menghubungkan Ciawi IC (lanjutan Jagorawi) dengan Cigombong. Ini menjadi akses tol pertama yang mendekati kawasan Sukabumi dari arah Bogor.
4 Agustus 2023 — Seksi 2 Cigombong–Cibadak
Seksi 2 sepanjang sekitar 11 km diresmikan Presiden RI, membawa ujung tol hingga Cibadak/Parungkuda. Ruas ini sangat membantu mengurangi kemacetan parah di jalur Cicurug–Cibadak yang selama ini menjadi titik macet utama.
2023–2026 — Pembangunan Seksi 3
Seksi 3 Cibadak – Sukabumi Barat (Cisaat/Cibolang) sepanjang ±13,7 km sedang dibangun. Pemerintah menargetkan dapat difungsikan secara terbatas untuk mendukung arus mudik dan libur panjang sebelum resmi beroperasi penuh.
Tahap Lanjut — Seksi 4 ke Sukabumi Timur & Bosuciba
Seksi 4 Sukabumi Barat – Sukabumi Timur (±13,05 km) masih tahap persiapan dan pembebasan lahan. Bila rampung, Bocimi akan terhubung dengan rencana tol Sukabumi–Ciranjang–Padalarang sehingga koridor selatan Bogor–Bandung tersambung penuh.
Bagi banyak pengguna, Tol Bocimi adalah “jalan tol menuju Sukabumi” yang selama ini ditunggu-tunggu, karena memangkas waktu tempuh secara signifikan dibanding jalur lama yang melewati banyak pasar dan persimpangan di sepanjang Bogor–Ciawi–Cicurug–Cibadak.

Pembagian Seksi Tol Bocimi

Secara umum, Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi dibagi dalam empat seksi utama:

Seksi
Rute
Panjang ±
Seksi 1
Ciawi – Cigombong
15,35 km
Seksi 2
Cigombong – Cibadak (Parungkuda)
11,05 km
Seksi 3
Cibadak – Sukabumi Barat (Cisaat)
13,7 km
Seksi 4
Sukabumi Barat – Sukabumi Timur
13,05 km

Manfaat & Karakter Perjalanan

  • Mengurangi beban dan kemacetan di jalur arteri lama Bogor–Ciawi–Sukabumi, terutama di titik rawan seperti Cicurug dan Cibadak.
  • Mempercepat akses wisata ke kawasan Sukabumi, termasuk Geopark Ciletuh, Situ Gunung, dan destinasi alam lain di kaki Gunung Gede–Pangrango.
  • Menjadi koridor penting untuk logistik dan pergerakan barang di selatan Jawa Barat, terutama ketika sudah tersambung dengan tol lanjutan ke Cianjur dan Bandung.
This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.