Jalan Tol Serpong–Balaraja

Jalan Tol Serpong–Balaraja
Travel Guide Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja)
Koridor Barat Jakarta • Serpong – Legok – Pasir Barat – Balaraja

Travel Guide Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja)

Jalan Tol Serpong–Balaraja atau Serbaraja adalah proyek tol strategis di barat Jakarta yang menghubungkan kawasan BSD/Serpong dengan Balaraja di Kabupaten Tangerang. Ruas ini menjadi bagian awal jaringan JORR 3 dan koridor penting yang menghubungkan kawasan perumahan, kawasan industri, hingga tol Tangerang–Merak.

± 39,9 km total panjang rencana Serbaraja
3 seksi Serpong–Legok–Pasir Barat–Balaraja
Seksi 1 beroperasi Rawa Buntu / BSD – Legok

Gambaran Singkat untuk Pengguna Harian & Komuter

Tol Serpong–Balaraja dirancang untuk mengurai kemacetan di koridor barat Jakarta dengan membuka jalur baru dari Serpong / BSD menuju Legok – Pasir Barat – Balaraja. Ruas ini terhubung dengan Tol Serpong–Ulujami dan selanjutnya JORR 1 & JORR 2, sehingga perjalanan dari kawasan perumahan dan bisnis di Tangerang Selatan menuju Jakarta atau Tol Tangerang–Merak menjadi lebih singkat.

Proyek ini juga mendukung pengembangan kawasan baru seperti Kota Baru Maja dan berbagai kawasan industri di barat Jakarta. Bagi komuter, keberadaan Serbaraja diharapkan menjadi alternatif penting selain jalur arteri yang selama ini padat, seperti Jalan Raya Serpong, Legok, dan jalur menuju Balaraja.

Bagian awal JORR 3
Menghubungkan BSD – Legok – Balaraja
Mendukung pengembangan Kota Baru Maja
Total panjang rencana
± 39,9 km
Seksi yang sudah beroperasi
Seksi 1A & 1B (Rawa Buntu–Legok)
Rencana seksi lanjutan
Legok–Pasir Barat–Balaraja
Peran utama
Komuter, logistik, pengembangan kawasan

Sejarah Singkat & Perkembangan

2016–2019 • Penyiapan & awal konstruksi
Tol Serpong–Balaraja ditetapkan sebagai salah satu proyek strategis untuk meningkatkan konektivitas kawasan barat Jakarta dan mendukung pengembangan kawasan baru di Kabupaten Tangerang.
2022 • Seksi 1A BSD–CBD beroperasi
Seksi 1A menghubungkan Rawa Buntu – CBD BSD sekitar 5,15 km dan diresmikan, menjadi akses baru dari Tol Serpong–Ulujami ke pusat BSD City.
2024 • Seksi 1B CBD–Legok fungsional
Seksi 1B dari CBD BSD – Legok sekitar 4,7–5,5 km mulai dioperasikan secara fungsional, membuka akses langsung BSD–Legok melalui tol.
2025 • Fokus ke Seksi 2 & 3
Pekerjaan konstruksi dan pembebasan lahan untuk Seksi 2 (Legok–Pasir Barat) dan Seksi 3 (Pasir Barat–Balaraja) terus dikejar agar seluruh koridor tersambung dalam beberapa tahun ke depan.
Data timeline dan progres disarikan dari berbagai publikasi resmi dan berita. Jadwal penyelesaian dapat berubah mengikuti kondisi lapangan dan kebijakan terbaru. Untuk info terkini, rujuk pengumuman BPJT, Kementerian PUPR, dan BUJT terkait.

Pembagian Seksi & Koridor

Dalam berbagai rilis resmi, ruas Tol Serpong–Balaraja dibagi menjadi beberapa seksi:

Seksi
Rute
± Panjang
Seksi 1A
Simpang Susun Rawa Buntu – SS CBD BSD
± 5,15 km
Seksi 1B
SS CBD BSD – SS Legok
± 4,7 km
Seksi 2
SS Legok – SS Pasir Barat
± 11,5 km
Seksi 3
SS Pasir Barat – Junction Balaraja
± 18,6 km

Manfaat & Karakter Perjalanan

  • Mempercepat perjalanan BSD–Legok–Balaraja, mengurangi ketergantungan pada jalan arteri yang padat dan banyak lampu merah.
  • Menghubungkan kawasan perumahan besar (BSD, Gading Serpong, Legok, dan sekitarnya) dengan kawasan industri dan akses menuju Tol Tangerang–Merak.
  • Mendukung pengembangan Kota Baru Maja dan kawasan urban baru di barat Jakarta dengan akses tol langsung di masa depan.
  • Mengurangi beban lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Merak dan jalan arteri di Tangerang Raya, terutama untuk kendaraan komuter dan logistik lokal.
  • Memperkuat jaringan JORR 3 sebagai ring luar baru Jakarta yang menghubungkan berbagai kawasan pinggiran dan kawasan industri.
This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.